Bagaimana jika Marmer Kehilangan Kilaunya ?
Marmer dapat kehilangan kilaunya karena berbagai faktor, termasuk keausan alami, metode pembersihan yang tidak tepat, serta penumpukan kotoran. Seiring berjalannya waktu, lalu lintas pejalan kaki, pergerakan furnitur, dan aktivitas lainnya dapat menyebabkan goresan pada permukaan marmer. Goresan ini dapat menyebarkan cahaya dan memberikan tampilan hasil akhir yang kusam. Marmer adalah batu berbahan dasar kalsium, sehingga rentan tergores saat bersentuhan dengan zat asam seperti jus lemon, cuka, atau produk pembersih tertentu. Pengetsaan tersebut tampak sebagai titik kusam dan berwarna lebih terang pada permukaan marmer.
Penting juga untuk diperhatikan bahwa kelembapan atau paparan air yang berlebihan juga dapat menyebabkan marmer kehilangan kilaunya. Air dapat meresap ke permukaan marmer yang berpori, menyebabkan perubahan warna atau pembentukan endapan mineral.
Pemolesan marmer adalah salah satu cara perawatan lantai marmer untuk mempertahankan kilau dari marmer.
